August 03, 2018

TASK 3: Persiapan Tidying Festival

Akhirnya setelah 4 minggu mempelajari the basic of KonMari method, datang juga saatnya Tidying Festival. Sejak bergabung awal Juli lalu, inilah tahapan praktek yang paling ditunggu-tunggu.

Karena ini merupakan kegiatan berbenah secara besar-besaran, tentu saja harus ada persiapan yang dilakukan. Inilah 8 hal yang telah saya siapkan.
 
1. Mengkomunikasikan ke pasangan
Ini nih yang paling penting! Kita harus memberitahu bahwa Tidying Festival akan dimulai minggu depan. Jadiii, pak suami dimohon pengertiannya ikut kerjasama terutama di kategori pakaian. Contohnya pak suami diajak untuk menentukan pakaiannya yang spark joy atau tidak.

2. Mempelajari kembali materi basic yang telah diberikan sebelumnya
Di sela-sela kesibukan sebagai IRT, saya sempatkan membaca kembali materi dasar dalam berKonmari agar tidak salah langkah saat proses berbenah berjalan. 

3. Membuat jadwal berbenah
Perencanaan waktu telah matang-matang dipikirkan. Saya memilih waktu sekitar pukul 10-12 siang saat anak tertidur. Kegiatan berbenah dilakukan kembali saat anak dan suami tidur di malam hari.

4. Mencari inspirasi storage yang pas
Melalui Pinterest atau Instagram, saya mulai mengumpulkan inspirasi-inspirasi storage yang sesuai dengan lemari/space di rumah. Begitu pula di WA Group, teman-teman saling berbagi inspirasi mengenai storage maupun pemanfaatan sisa ruang kosong di lemari konvensional yang bersekat tinggi.

5. Membuat storage dari kardus bekas
Sebagai #teamDIY, saya sudah membuat storage dari kardus bekas belanjaan di supermarket. Tapi tidak sepenuhnya DIY juga sih, ada kardus yang sengaja dibeli online seharga 4.000 an karena kardus bekas di rumah terbatas. Selebihnya, saya memanfaatkan wadah-wadah plastik yang telah ada di rumah.



6. Print-out KonMari category checklist  
Kategori barang dalam Konmari pastinya akan dibahas dalam minggu-minggu ke depan. Namun, tidak ada salahnya mencari tahu terlebih dahulu di internet untuk memperkaya wawasan mengenai decluttering checklist ala KonMari.


7. Melatih sensor spark joy
Karena ini agak sulit, sejak materi 'the standard of spark joy' saya sudah mencoba menyentuh barang-barang di rumah khususnya pakaian untuk merasakan seperti apa sih spark joy itu. Semakin bertambahnya ilmu yang didapat, saya dapat dengan mudah mengenali mana barang yang spark joy dan mana yang bukan. 
 
8. Menyiapkan hati yang ikhlas
Yup! Ini juga ngga kalah penting. Setelah mensorting pakaian/barang mana saja yang ingin disimpan, kita juga harus merelakan sebagiannya untuk dipensiunkan dan dihibahkan ke yang lebih membutuhkan. Kemarin Shokyuu Class Group 3 baru saja menerima materi ganbarimashou tentang bersyukur, InsyaaAllah hati ini telah siap untuk mengikhlaskan barang-barang yang tidak terpakai namun akan lebih bermanfaat bagi orang lain.


Ditulis oleh: Tantri Wandansari (Shokyuu Class Batch 2 Group 3)
#shokyuuB2Task3

August 02, 2018

TASK 2: Menjaga Mindset, Hambatan & Solusi, Timeline Berbenah #shokyuuclassbatch2


*Tugas ini sudah disubmit tanggal 30 Juli 2018 dan diupload ulang di blog ini. (Yeaay dapet score 100 lagi!!!) 
*Maaf spacingnya kurang rapi akibat copy paste dari Word.

MENJAGA MINDSET
Setelah di Task 1 saya menjelaskan tentang motivasi berbenah, maka untuk menjaga mindset nya adalah:
- Membaca ulang buku KonMari dari Marie Kondo, artikel-artikel tentang Konmari di web, dan postingan-postingan tentang KonMari di Instagram.
- Konsistensi diri dengan terus menerus berkata pada pikiran dan hati untuk terus konsisten menjaga rumah agar tetap rapi dan teratur.
- Fokus pada tujuan mengapa saya ikut kelas Shokyuu-nya Komunitas KonMari Indonesia, yaitu ingin mewujudkan rumah yang bersahabat dan nyaman untuk ditinggali.



Rajin jualan = tidy workspace



Supaya lebih rajin jualan online, setiap pagi sebelum berkutat dengan pekerjaan IRT, saya ingin konsisten memposting konten jualan di Instagram/marketplace lain. Saya juga harus lebih rajin lagi menginput data penjualan agar lebih mudah ditracking. Jadi saya ingin meja kerja yang nyaman, di atas meja tidak ada tumpukan barang. Jadwal launching barang baru tertulis di gridwall.



Rajin masak dan bikin bekal = tidy kitchen 



Saya ingin lebih rajin masak setiap hari untuk anak dan suami, juga menyiapkan bekal setiap pagi untuk suami. Saya juga ingin setelah belanja dari pasar bisa langsung mengolah bahan makanan dengan food preparation sehingga waktu masak dan beberes pasca masak menjadi lebih singkat. Maka dari itu, saya butuh dapur yang bersih, rapi , tertata dan bebas dari barang-barang yang tidak berguna di dapur.



Waktu bermain = taman belakang yang nyaman



Saya ingin punya waktu lebih banyak bersama anak melakukan aktivitas bermain, maka saya ingin membuat taman belakang agar bisa digunakan untuk bermain. Saat ini taman belakang belum digunakan sebegaimana mestinya, malah digunakan untuk menjemur pakaian yang seharusnya dilakukan di lantai dua.



Waktu bersama keluarga = ruang keluarga yang nyaman



Saya ingin setiap malam keluarga kami berkumpul di ruang tengah tempat berbagi cerita, tawa dan canda. Televisi hanya dinyalakan sehabis magrib hingga pukul 8 malam. Setelah itu, waktunya anak saya membaca dan bermain sambil belajar di sini. Jadi saya berharap ruang keluarga ini tertata rapi, mainan anak tersusun rapi di raknya di sebelah TV.



HAMBATAN & SOLUSI

Banyak hambatan yang saya rasakan ketika berbenah di antaranya:

-       Suami yang belum mengerti hakikat berbenah dan belum menerima metode konmari

-       Kadang saya kurang konsisten dalam meletakkan barang-barang di rumah

-       Rasa malas seringkali datang saat akan berbenah dan kerjaan jadi menumpuk

Solusi:

-       Lebih banyak share dan bicara mengenai proses berbenah kepada suami dan konmari yang saya jalankan agar visi dan misi tercapai

-       Lebih konsisten pada diri sendiri dan fokus pada tujuan berbenah

-       Tidak menunda pekerjaan agar lebih mudah dikerjakan. Misal: setiap ada piring kotor di dapur harus langsung dicuci.



TIMELINE

Saya telah membuat jadwal berbenah berdasarkan urutan kategori dalam KonMari yang dimulai dengan Clothes, Books, Papers, Komono, dan Sentimental Items. Detailnya ada di kalender berikut ini.