July 26, 2016

My Pregnancy Story: Rekam Jantung

Di minggu ke-37, saya melakukan rekam jantung. Jantung siapa yang direkam? Jantung si bayi tentunya. Tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui detak jantung janin dan aktivitas janin serta mengetahui apakah oksigenasi di dalam rahim baik atau tidak. Detak jantung bayi yang normal permenit adalah 120-160x atau dua kali dari detak jantung ibu.

Sebelum rekam jantung, saya diharuskan makan makanan yang manis dan minum manis. Setelah selesai makan, saya dipanggil ke ruangan. Pemeriksaan dilakukan dengan alat bernama Cardiotochograph selama 30 menit. Perut dipasangi alat semacam belt dengan dua speaker bulat yang ditempelkan di kanan dan kiri perut. Saat alat ini bekerja, suara detak jantung terdengar keras dan jelas. Oh begini ya suara detak jantung Baby F. Masya Allah... kuasa Allah benar-benar luar biasa. Di dalam rahim saya ada satu lagi nyawa yang tumbuh dan berkembang. Selain belt tadi, ada pula alat sebesar pulpen yang harus saya pegang dan tekan jika merasakan setiap gerakan janin. Dari Cardiotochograph ini akan keluar hasil berupa kertas dengan grafik naik turun. Itu adalah frekuensi jantung si jabang bayi. Alhamdulillah hasil rekam jantung pertama ini bagus dan diketahui kontraksi sudah mulai terjadi.

Selang 2 minggu kemudian, rekam jantung kembali dilakukan. Ternyata hasil CTG atau rekam jantung hanya berlaku selama satu minggu. Hari itu antriannya lebih lama dari biasanya. Saya hanya makan roti dan minum sari kacang kedelai. Saat tiba giliran saya, saya sudah lapar lagi. Seperti biasa, saya dipasangi kardiotokograf dan tes dilakukan selama setengah jam. Setelah selesai, susternya bilang kalau terdeteksi detak jantung bayi lemah dengan frekuensi 70x permenit. Saya pun langsung lemes dong :( Katanya lagi saya harus rekam jantung ulang sambil makan dan minum yang manis-manis. "Mungkin ibu kurang kalori karena belum makan. Kalau sambil makan hasilnya masih kurang bagus berarti bayi kurang oksigen dan ibu harus diinfus dan diberi oksigen". :( Suami dengan sigap membelikan makanan dan minuman. Thank youuu suamiku sayang udah beliin makanan mana ujan juga waktu itu. I love youuu :*

Benar saja, hasil rekam jantung ulang menyatakan detak jantung normal dan bayi dalam kondisi baik. Jadi jangan dibiarkan kalau lapar ya, perut harus selalu terisi. Tidak perlu makan banyak, yang utama jangan sampai kelaparan dan konsumsi yang manis-manis.

Btw, besok due date Baby F lahir, 27 Juli 2016! Prediksi dokternya tepat ngga ya? Bismillah semoga lancar dan sehat semuanya. AAMIIN. 




No comments:

Post a Comment